Dari informasi yang dihimpun, angkot tersebut dilempar oleh dua pria bersepeda motor itu saat melintas di Jalan Sulanjana untuk menuju ke Gedung Sate.
Mobil itu kemudian melaju ke Gedung Sate untuk ikut aksi sekitar pukul 13.15 WIB. Massa sempat terpancing emosi karena tersebar informasi yang menyebut pelaku pelemparan adalah ojek online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana sempat memanas, berbagai umpatan kasar dilontarkan. Ada juga yang mengajak melakukan aksi balasan.
Namun orator di depan meminta agar para sopir angkot ini kondusif dan tidak terpancing emosi.
"Jangan terprovokasi. Nanti apa yang akan dilakukan bias," kata orator.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo kemudian mengambil pengeras suara dan mengajak massa untuk tetap tenang. Ia berjanji akan mencari pelaku pelemparan angkot tersebut.
"Hanya di Bandung unjuk rasa sopir angkot aman, pertahankan itu, jangan terprovokasi. Unjuk rasa ini harus aman," kata Hendro.
(avi/ern)











































