"Adik-adik Pocil kita ajak melakukan sosialisasi ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Mereka membawa setangkai bunga dan sepucuk surat yang berisi tulisan agar kakak-kakak pengendara selalu mematuhi peraturan berlalulintas, gunakan helm dan kelengkapan berkendara," kata Kasatalantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa kepada detikcom, sekira pukul 08.45 WIB, Kamis (2/3/2017).
Dengan gagah dan anggun, anggota Pocil tersebut mendekati sejumlah warga yang baru saja 'lulus' membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Tak sedikit juga sebagian warga mengajak anak-anak Pocil itu untuk berfoto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak kemarin kami juga menggelar sosialisasi ke WN Arab Saudi yang berlibur di kawasan Cipanas dan sejumlah tempat lain yang tersebar di kawasan itu, isi sosialisasinya kita memperkenalkan aplikasi Police Aplication System (PAS) yang berisi informasi lalu lintas dan kantor polisi terdekat," lanjut Erik.
Di dalam aplikasi PAS disebut Erik, para wisatawan bisa mempergunakan aplikasi tombol panik yang bisa digunakan saat ada situasi darurat, karena menurutnya para wisatawan ini kerap menjadi sasaran pemerasan oleh pelaku kejahatan.
"Belum lama ini Polres Cianjur membongkar sindikat pelaku pemerasan di salah satu Villa di kawasan Puncak Cipanas, pelakunya sudah kita amankan dan kita berharap dengan penggunaan aplikasi PAS kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya. (ern/ern)










































