Operasi Simpatik, Polisi Cilik di Cianjur Beri Bunga dan 'Surat Cinta'

Operasi Simpatik, Polisi Cilik di Cianjur Beri Bunga dan 'Surat Cinta'

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 02 Mar 2017 10:21 WIB
Operasi Simpatik, Polisi Cilik di Cianjur Beri Bunga dan Surat Cinta
Foto: Syahdan Alamsyah
Cianjur - Operasi Simpatik yang digelar sejak tanggal 1 hingga tanggal 21 Maret mendatang dilakukan dengan berbagai cara untuk menarik perhatian masyarakat. Polres Cianjur, Jawa Barat melibatkan Polisi Cilik (Pocil) yang membawa setangkai bunga dan surat cinta. Apa isi surat cintanya?

"Adik-adik Pocil kita ajak melakukan sosialisasi ketertiban dan kelancaran berlalu lintas. Mereka membawa setangkai bunga dan sepucuk surat yang berisi tulisan agar kakak-kakak pengendara selalu mematuhi peraturan berlalulintas, gunakan helm dan kelengkapan berkendara," kata Kasatalantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa kepada detikcom, sekira pukul 08.45 WIB, Kamis (2/3/2017).

Dengan gagah dan anggun, anggota Pocil tersebut mendekati sejumlah warga yang baru saja 'lulus' membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Tak sedikit juga sebagian warga mengajak anak-anak Pocil itu untuk berfoto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Giat Operasi Simpatik juga menyasar ke sejumlah Vila dikawasan Puncak Cipanas, Cianjur. Vila yang kerap dijadikan berlibur warga Arab Saudi tak luput dari sasaran sosialisasi keselamatan lalu lintas.

"Sejak kemarin kami juga menggelar sosialisasi ke WN Arab Saudi yang berlibur di kawasan Cipanas dan sejumlah tempat lain yang tersebar di kawasan itu, isi sosialisasinya kita memperkenalkan aplikasi Police Aplication System (PAS) yang berisi informasi lalu lintas dan kantor polisi terdekat," lanjut Erik.

Di dalam aplikasi PAS disebut Erik, para wisatawan bisa mempergunakan aplikasi tombol panik yang bisa digunakan saat ada situasi darurat, karena menurutnya para wisatawan ini kerap menjadi sasaran pemerasan oleh pelaku kejahatan.

"Belum lama ini Polres Cianjur membongkar sindikat pelaku pemerasan di salah satu Villa di kawasan Puncak Cipanas, pelakunya sudah kita amankan dan kita berharap dengan penggunaan aplikasi PAS kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini