Gelar Pertemuan, Kapolri Bahas Kerja Sama dengan Kepolisian Arab

Gelar Pertemuan, Kapolri Bahas Kerja Sama dengan Kepolisian Arab

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 28 Feb 2017 23:45 WIB
Gelar Pertemuan, Kapolri Bahas Kerja Sama dengan Kepolisian Arab
Foto: Kapolri bertemu dengan Kepala Kepolisian Arab Saudi/Istimewa
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian malam ini menggelar pertemuan bilateral dengan Kepala Kepolisian Arab Saudi Liutenant General Othman bin Nasser Al Mehrej. Selain makan malam bersama, pertemuan itu membahas rencana kerja sama kepolisian kedua negara.

Pertemuan itu digelar di rumah dinas Kapolri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017). Pertemuan tersebut berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, salah satu agenda pertemuan yaitu membahas rencana kesepakatan kerja sama antar kepolisian kedua negara yang akan dihelat di Istana Bogor, Rabu (1/3) besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Kapolri mengundang makan malam sekaligus koordinasi dalam rangka kerja sama itu, Insya Allah besok yang akan diagendakan di Istana Bogor, diagendakan di hadapan Presiden Jokowi dan Raja Salman," kata Boy dalam perbincangan dengan detikcom.

Dalam pertemuan tadi, Tito didampingi sejumlah jajarannya seperti Wakapolri Komjen Syafruddin, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, Kabaintelkam Komjen Lutfi Lubihanto, Kabaharkam Komjen Eko Putut Bayuseno, dan lainnya. Sementara Liutenant General Othman bin Nasser Al Mehrej didampingi jajarannya dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama Alshueibi.

Kapolri bertemu dengan Kepala Kepolisian Arab SaudiKapolri bertemu dengan Kepala Kepolisian Arab Saudi Foto: Foto: Istimewa


Terkait kerja sama bidang kepolisian di hadapan Presiden Jokowi dan Raja Salman besok, lanjut Boy, kerja sama itu salah satunya berkaitan dengan penanganan transnasional crime.

"Harapan kita ya tentu terhadap kerja sama di bidang kepolisian kedua negara akan semakin meningkat, apakah berkait dengan penanganan peraka hukum, kejahatan yang ditangani oleh Polri yang memerlukan perbantuan dari kepolisian sana atau sebaliknya," ujar Boy.

"Jadi ada saling bantu-membantu yang tentunya ini semakin memperlancar proses penagakan hukum di negara masing-masing yang melibatkan WNI atau WN Arab Saudi," sambungnya.

Selain itu, kerja sama itu juga terkait dengan sharing informasi intelijen seperti dalam hal penanganan terorisme dan narkoba. "Itu yang jadi konsen termasuk juga tentu berkaitan denga kejatahan antar negara lainnya," tuturnya. (idh/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads