"Alhamdullilah untuk padam (listrik) sudah terkendali setelah dilakukan percobaan pasokan daya dari Rancaekek, Kabupaten Bandung," jelas Kepala PLN Cilimus, Sebastian, dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (20/2/2017).
Ia memastikan setelah mendapat pasokan tersebut kini sudah tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir. Terakhir pukul 19.00 WIB tadi memang sempat ada pemadaman lanjutan lantaran tengah dalam proses tahap peralihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini PLN masih melakukan proses perbaikan terutama penggantian komponen PMT IBT150 kv yang sempat meledak pada Senin siang pukul 11.00 WIB. Nantinya setelah dipasang yang baru maka pasokan bantuan dari Rancaekek tidak lagi digunakan.
"Kami dari PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan (mati listrik) pada masyarakat," tutup Sebastian.
Seperti diketahui sebagian wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) seperti Cirebon dan Indramayu termasuk Kuningan Senin (20/2/2017) siang mengalami byar pet alias pemadaman listrik. Hal tersebut dikarenakan insiden meledaknya Gardu Induk Tegangan Tinggi (Gilet) Pancalang di Kuningan.
Kapolres Kuningan, AKBP M Syahduddi membenarkan insiden tersebut. Menurutnya pada Senin siang sekira pukul 11.00 WIB terjadi dua kali ledakan yang berasal dari PMT pada travo tegangan 150 KV.
"Jadi itu ada tabung penghubung listrik seperti pegas yang lepas. Nah di dalamnya ada gas, dan itu yang meledak," jelas Syahduddi saat dikonfirmasi detikcom melalui sambungan telepon.
Pihaknya memastikan dalam insiden tersebut tidak ada korban luka mau pun jiwa. Pasalnya sumber ledakan berada jauh dari jangkauan tepatnya berada di atas.
(ern/ern)











































