Peristiwa tebing longsor dengan panjang sekitar 80 meter ini terjadi Senin (20/2/2017) dini hari. Hujan deras mengguyur daerah itu berlangsung sejak Minggu (19/2) sore. Kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.
Salah satu warga setempat, Yana Sumarna mengungkapkan, pergerakan tanah di lokasi itu lantaran sungai di bagian atas tebing tersumbat sehingga air meluber lalu memicu longsor. Perkerja ternak ayam ini berhasil naik ke area lebih tinggi sewaktu tebing mulai terlihat ambrol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi longsor. Foto: Deden Rahadian |
Terbendungnya arus sungai ini dikhwatirkan membuat air meluap dan menyebabkan banjir bandang yang mengancam belasan rumah berlokasi di bantaran Sungai Ciwulan. "Mungkin yang terancam ada lima rumah," kata petugas BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Kakam.
Kendati bangunan tempat tinggal rusak ringan, pemilik rumah harus mengungsi ke tempat aman untuk menghindari longsor susulan.
Material longsor membendung sepenggal arus sungai. Foto: Deden Rahadian |












































Lokasi longsor. Foto: Deden Rahadian
Material longsor membendung sepenggal arus sungai. Foto: Deden Rahadian