Polisi dan Ulama Cimahi Berkoordinasi, Larang Warga Ikut Aksi 112

Polisi dan Ulama Cimahi Berkoordinasi, Larang Warga Ikut Aksi 112

Mukhlis Dinilah - detikNews
Kamis, 09 Feb 2017 12:29 WIB
Polisi dan Ulama Cimahi Berkoordinasi, Larang Warga Ikut Aksi 112
Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom
Cimahi - Polisi dan ulama melarang masyarakat Kota Cimahi untuk mengikuti long march unjuk rasa 112 di Jakarta. Mereka meminta masyarakat melakukan kegiatan positif lainnya di wilayah masing-masing.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan para ulama dan tokoh masyarakat. Hasilnya, mereka sepakat untuk tidak ikut serta dalam aksi long march tersebut.

"Setelah melakukan koordinasi dengan para ulama dan tokoh masyarakat, mereka sepakat untuk tidak ikut aksi di Jakarta," ungkap Ade usai melakukan pertemuan di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kamis (9/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade mengaku hingga saat ini belum menerima laporan adanya gelombang massa yang akan bertolak ke Jakarta. Ia berharap masyarakat yang berniat mengikuti aksi 112 mempertimbangkannya kembali.

"Kalau ada yang tetap memaksakan kami akan mengimbau untung ruginya kalau pergi ke sana," ucap dia.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi bertemu dengan ulama di Mapolres, Kamis 9 Februari 2017. Mereka sepakat melarang warga pergi ke Jakarta untuk ikut aksi 112.Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi bertemu dengan ulama di Mapolres, Kamis 9 Februari 2017. Mereka sepakat melarang warga pergi ke Jakarta untuk ikut aksi 112. (Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom)
Ketua MUI Kota Cimahi, Hafidz Sayuti mengimbau kepada masyarakat untuk tidak pergi ke Jakarta. Ia menyarankan untuk menggelar doa bersama saja di wilayah masing-masing. Sehingga tidak perlu ikut turun aksi.

Menurutnya dalam beberapa hari ke depan masyarakat Kota Cimahi akan dihadapkan pencoblosan Pilkada. Sehingga, lebih baik tetap berada di Kota Cimahi untuk bersama-sama menyukseskan hajat demokrasi itu.

"Kita kan mau punya haja besar (Pilkada) masa ditinggal keluar daerah. Lebih baik banyak berzikir, berdoa supaya pemilihan wali kota berjalan aman tertib," tutur dia.

Sementara itu, Ketua Rois NU Kabupaten Bandung Barat (KBB) Aa Maulana mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan positif di wilayah masing-masing dibandingkan pergi ikut aksi 112.

Menurutnya masyarakat tidak lagi perlu mengikuti aksi yang mengatasnamakan bela islam. Sebab, masyarakat pemeluk agama islam sudah dijamin oleh negara, sehingga tidak perlu lagi dibela.

"Untuk itu kami mengimbau kepada semua masyarakat untuk melakukan kebaikan pada 11 Februari dan hari-hari selanjutnya di tempat masing-masing agar lebih dirasakan oleh orang banyak," ungkap Maulana (bbn/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads