Pria Paruh Baya di Bogor Tewas Dihantam Tabung Gas

Pria Paruh Baya di Bogor Tewas Dihantam Tabung Gas

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 19 Jan 2017 17:15 WIB
Pria Paruh Baya di Bogor Tewas Dihantam Tabung Gas
Foto: Edi Wahyono
Bandung - Gara-gara sakit hati, Rizky Alfarizi (37) nekat membunuh rekannya, Timbul Parulin Sianturi (50). Pria paruh baya tersebut tewas mengenaskan dengan kondisi kepala luka akibat hantaman tabung gas dan leher sobek karena senjata tajam.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kasus pembunuhan tersebut terjadi di rumah kontrakan pelaku, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibonong, Kabupaten Bogor, Rabu pagi (18/1) kemarin, sekitar pukul 04.30 WIB . "Pelaku memukulkan tabung gas elpiji tiga kilogram ke kepala korban sebanyak lima kali sehingga korban meninggal dunia. Jenazah korban diseret oleh pelaku ke kamar mandi, kemudian pelaku menggorok leher korban menggunakan pisau dapur," kata Yusri via pesan singkat, Kamis (19/1/2017).

Yusri menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula saat salah satu warga melapor kepada Polsek Cibinong. Polisi langsung bergerak mendatangi rumah kontrakan atau lokasi pembunuhan dan meminta keterangan beberapa orang saksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mencurigai pelakunya ialah Rizky Alfarizi," kata Yusri.

Rizky sebagai penghuni rumah kontrakan itu tak terlihat batang hidungnya. Sejumlah personel Polsek Cibinong berpencar mengejar pelaku ke sejumlah kawasan di Kabupaten Bogor.

"Pelaku (Rizky) berhasil ditangkap polisi pada dini hari tadi," kata Yusri.

Rizky mengakui telah membunuh Timbul. Polisi menyita barang bukti yang antara lain berupa satu kasur bersimbah darah korban, satu tabung gas elpiji 3 kilogram, satu bilah pisau, dan satu unit motor milik korban.

Kronologi peristiwa pembunuhan ini berawal saat korban datang ke rumah kontrakan pelaku, Rabu (18/1), sekitar pukul 01.00 WIB. Rizky dan Timbul sebelumnya janjian di lampu merah Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.

Timbul membawa sepeda motor Honda Blade putih hitam nopol F 6196 BL miliknya untuk membonceng Rizky. "Korban (Timbul) bermaksud menagih utang kepada pelaku. Utangnya 700 ribu rupiah," kata Yusri sambil menambahkan kalau pelaku dan korban sempat berbincang serta menyantap makanan di rumah kontrakan tersebut.

Motif sakit hati diduga menjadi pemicu Rizky menghabisi nyawa Timbul. "Ada kata-kata korban yang membuat pelaku merasa tersinggung," kata Yusri.

Masih hari yang sama atau sekitar pukul 04.00 WIB, Yusri menjelaskan, pelaku melihat Timbul tidur tengkurap. Setengah jam kemudian atau sekitar pukul 04.30 WIB, Rizky mengambil tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram lalu menghantamkan berkali-kali ke kepala korban.

Belum puas, Rizky bertindak sadis dengan cara menyeret jasad Timbul ke kamar mandi dan menggoroknya. Pelaku kabur usai mengeksekusi korban. Jenazah Timbul diboyong ke RSUD Ciawi untuk kepentingan autopsi.

"Kini pelaku diamankan ke Polres Bogor," kata Yusri. (bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads