Tahun Ini, Akses Jalan Cepat Menuju Geopark Ciletuh akan Dibangun

Tahun Ini, Akses Jalan Cepat Menuju Geopark Ciletuh akan Dibangun

Erna Mardiana - detikNews
Senin, 02 Jan 2017 16:36 WIB
Tahun Ini, Akses Jalan Cepat Menuju Geopark Ciletuh akan Dibangun
Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jabar
Bandung - Tahun ini, Pemprov Jabar akan membangun akses jalan cepat menuju Geopark, Ciletuh, Sukabumi. Jalan sepanjang 33 kilometer itu akan membentang mulai dari Loji di kawasan Palabuhan Ratu hingga ke Pantai Palangpang yang berada di Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sukabumi dalam rangka pembangunan daerah Jabar bagian selatan, di plaza Mega Amphitheatre Panenjoan, Kabupaten Sukabumi, Minggu (01/01/2017).

"Target akhir 2017 fisik selesai Insya Allah," kata Aher yang saat itu didampingi oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aher mengatakan, pembangunan jalan yang akan menelan biaya Rp 200 miliar itu bisa menghemat waktu hingga 2,5 jam. Bila melalui jalur lama, biasanya wisatawan yang akan ke Geopark Ciletuh melalui Palabuhan Ratu harus menempuh waktu selama 3 jam.

"Ini sangat menghemat waktu, yang biasanya 3 jam kalau lewat jalur baru bisa setengah jam," katanya.

Sepanjang jalur baru ini wisatawan akan menikmati keindahan taman bumi berusia jutaan tahun yang sebentar lagi akan diputuskan menjadi Unesco Global Geopark. Sebab jalan baru ini akan berada di sepanjang bibir pantai.

"Kalau sudah selesai maka kita bisa menikmati geopark itu mulai dari Loji di kawasan Palabuhan Ratu sampai Palangpang," jelasnya.

Aher menambahkan di jalan baru inipun nantinya akan dibangun destinasi baru di titik tertentu untuk para wisatawan yang akan berfoto.

Selain membuat jalan baru, di tahun 2017 ini Pemprov Jabar juga akan membuat pintu gerbang masuk Geopark Ciletuh di ujung jembatan Bagbagan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Selain itu juga akan dibangun Information Tourism Center, beberapa plaza di kawasan Tamanjaya dan Puncak Dharma.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads