Gubernur Jabar dan Bupati Bandung Kampanyekan 'Om Tanam Pohon Om!'

Gubernur Jabar dan Bupati Bandung Kampanyekan 'Om Tanam Pohon Om!'

Erna Mardiana - detikNews
Kamis, 29 Des 2016 00:25 WIB
Gubernur Jabar dan Bupati Bandung Kampanyekan Om Tanam Pohon Om!
Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jabar
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) bersama Bupati Bandung Dadang M Naser menanam pohon bersama di Desa Cibeureum, Kertasari Kabupaten Bandung, Rabu (28/12/2016). Daerah ini merupakan hulu Sungai Citarum.

"Om tanam pohon om!," ujar keduanya serentak sambil mengacungkan kertas bertuliskan kalimat tersebut.

"Bagus ya ini buat dikampanyekan. Asalnya Om telolet Om, jadi Om tanam pohon Om!" tambah Aher.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Aher mengajak masyarakat di kawasan pedesaan agar tidak mudah menjual lahannya. Lahan adalah sumber kemakmuran dan kemajuan masyarakat, selain ilmu pengetahuan. "Saya meminta kepada masyarakat supaya ketika memiliki lahan jangan dijual, sebab dialah sumber kemamuran kita. Di desa-desa lahan itu sumber kemakmuran," kata Aher.

Untuk mendukung penghijauan di Kabupaten Bandung, Pemprov Jawa Barat telah menyerahkan 457 ribu benih kopi bersertifikat. Benih kopi ini bisa ditanam di lahan kritis di kawasan hulu Citarum.

"Kalau Kabupaten Bandung sudah dikenal hingga ke dunia soal kualitas kopi Gunung Puntang, ke depan akan dikenal juga kopi Kertasari," katas Aher.

Sementara itu Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan masyarakat desa di wilayahnya harus mengubah pola pikir tentang pemanfaatan lahan di desa. "Konsepnya kita ubah, dibuat hutan rakyat tapi bisa tanam pertanian dengan tentram tapi hutan tetap terjaga. Jangan sampai kejadian di Cimanuk Kabupaten Garut terjadi di Kabupaten Bandung dengan kondisi gunung gundul seperti ini," kata Dadang.

Dadang juga mengajak masyarakat untuk kembali menghijaukan kawasan hutan yang saat ini sudah menjadi lahan tanaman semusim, seperti tanaman bawang dan sayuran.

"Hayu urang sasarengan ngahejokeun leuweng. Leuweng hejo rakyat hejo, leuweung rusak rakyat balangsat (Mari kita hijaukan hutan. Hutan hijau rakyat hijau, hutan rusak rakyat melarat)," tegas Dadang.

Desa Cibeureum merupakan salah satu desa yang telah mendapat anggaran APBN hingga Rp 850-an juta. Dalam kesempatan tadi juga, diresmikan kantor desa Cibeureum.

(err/err)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads