Pelaksanaan uji coba digelar mulai pukul 06.00 hingga pukul 08.00 WIB, Rabu (28/12/2016). "Arus dari Antapani (Jalan Terusan Jakarta) ke Jalan Jakarta ini relatif selesai, tidak ada antrean kendaraan," ucap Kadishub Bandung Didi Rudwandi di bawah Jembatan Flyover Antapani, Jalan Ibrahim Adjie (Kiaracondong), Kota Bandung.
Menurut Didi, uji coba penggunaan jembatan layang ini untuk melihat langsung sirkulasi kendaraan seputaran Antapani-Kiaracondong, terutama setelah terbangunnya Flyover Antapani. Tahapan uji coba ini petugas memberlakukan dua arah bagi kendaraan yang melintas di jembatan tersebut yaitu dari arah Antapani menuju Jalan Jakarta dan sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada disampaikan Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono. Dia menjelaskan kehadiran Flyover Antapani telah mengurai kepadatan kendaraan yang biasa terjadi di kawasan tersebut.
"Biasanya jam delapan pagi itu arusnya padat. Setelah ada jembatan, terlihat pada jam tujuh, arus dari Antapani ke Jalan Jakarta sudah terserap dan tertarik semuanya melalui jembatan ini. Jadi relatif lancar," tutur Asep.
Asep menjelaskan, kegiatan uji coba ini tentunya menjadi bahan evaluasi pihak kepolisian dan Dishub Bandung. Sebab masih adanya dampak kepadatan kendaraan di titik lainnya saat pelaksanaan uji coba Flyover Antapani.
"Uji coba dilakukan agar kami bisa melihat apa kekurangan dan hambatannya," kata Asep.
Peletakan batu pertama jembatan ini dilakukan pada 10 Juni 2016 dan dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Jembatan ini merupakan proyek percontohan karena merupakan yang pertama menggunakan teknologi struktur baja bergelombang. (bbn/ern)











































