Bandung Gelar Independent Music Conference 2016

Avitia Nurmatari - detikNews
Jumat, 25 Nov 2016 13:18 WIB
Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Independent Music Conference (IMC) dihelat di Kota Bandung. Acara tersebut berlangsung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Sabtu (26/11/2016).

IMC digelar sebagai penguatan ekosistem industri musik, khususnya Kota Bandung yang memiliki potensi yang sangat besar di bidang industri musik.

Seperti diketahui, Kota Bandung sudah resmi menjadi anggota jejaring Kota Kreatif UNESCO dalam bidang desain sejak 11 Desember 2015 lalu. Selain itu, dalam target RPJMD Kota Bandung 2013-2018 dan Rencana Strategis SETDA, Bandung wajib mengaktivasi dan mengembangkan sub sektor ekonomi kreatif selain desain seperti musik, kuliner dan sebagainya.

"Ini upaya untuk mengidentifikasi tantangan dan menyusun strategi dalam memperkuat serta melengkapi ekosistem industri musik, terutama di Kota Bandung yang berpotensi sangat besar dalam bidang ini," ujar penyelenggara IMC Robin Malau saat jumpa pers di Simpul Space, Jalan Cibeunying Selatan, Kota Bandung, Jumat (25/11/2016).

IMC 2016 bakal menampilkan diskusi panel berisi sejumlah ahli dari berbagai bidang yang berhubungan dengan pembangunan ekosistem musik. Rencananya hadir 100 delegasi eksklusif yang diundang khusus untuk menghadiri kegiatan ini.

Delegasi tersebut terdiri dari elemen pemerintah, industri, masyarakat, komunitas musik serta akademisi. "Diskusi yang dibahas yakni peran musik dalam kota kreatif, pendidikan musik, infrastruktur fisik dan nonfisik, jejaring antarkota kreatif, membangun ekosistem musik yang berkelanjutan," tutur Robin.

Hasil dari diskusi ini akan dirangkum dan menjadi dokumen rekomendasi untuk Pemkot Bandung guna mendukung pembangunan ekosistem musik dalam Bandung Kota Desain.

"Kita atur masa depan musik dan musisi-musisi di Kota Bandung. Khususnya sektor independen, karena potensinya ini cukup besar. Mereka nanti tinggal manggung saja, biar kami yang merumuskan di sini," kata Robin. (bbn/bbn)