Siswa SMK di Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas Terbalut Lakban

Siswa SMK di Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas Terbalut Lakban

Masnurdiansyah - detikNews
Rabu, 23 Nov 2016 16:53 WIB
Siswa SMK di Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas Terbalut Lakban
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bandung - Mata Enok Supriatin terbelalak ketika menemukan anaknya Saeful Rahmat (17) tewas di dalam kamarnya Selasa 22 November 2016 sekitar pukul 10.00 WIB dengan tubuh terbalut lakban. Saeful tercatat sebagai pelajar SMK Handayani Nambo.

Saeful yang merupakan warga Kampung Bojong Koneng RT 01/RW 06, Desa Bojongmanggu, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung itu pertama kali ditemukan oleh tukang ojek setempat bernama Ujang Rohman (51).

"Saeful ditemukan oleh Ujang Rohman dan Ade seorang Buruh bangunan. Saat ditemukan korban meninggal berada dalam kamarnya," kata Kapolsek Pameungpeuk Kompol Yondra melalui pesan singkatnya, Rabu (23/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yondra menjelaskan, mulanya Enok mengetuk pintu kamar Saeful. Namun berulang kali diketuk tidak ada jawaban. Saat itu kondisi pintu kamar Saeful terkunci dari dalam.

"Karena diketuk tidak ada yang jawab dari dalam, Enok minta bantuan tukang ojek dan buruh buat membuka kamar Saeful dengan cara paksa," kata dia.

Ujang dan Ade kemudian mencoba pintu tersebut dengan mendobrak paksa pintu kamar Saeful. Setelah pintu terbuka, Saeful ditemukan tewas dekat pintu masuk kamar.

"Ternyata keadaan korban saat itu sudah terkapar dan badannya di balut lakban hingga ke wajah," jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, Saeful selama ini tinggal bersama dengan ayah tirinya, bernama Omay (51). Namun saat kejadian, ayah tirinya sedang tidak ada di dalam rumah.

"Diduga korban ini bunuh diri. Karena ada informasi kalau almarhum sempat bercerita kepada ibunya sudah tidak sanggup menghadapi kehidupan ini lagi. Katanya seperti itu," ungkap Yondra. (avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads