Kepolisian dari Polres Sukabumi, klub otomotif Circle, Ormas Pemuda Pancasila dan sejumlah pengusaha keturunan tionghoa membantu mendirikan rumah untuk ibu Umeh yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual gorengan itu.
"Alhamdulillah, saya ucapkan terimakasih pak polisi, dan semua bapak-bapak yang sudah perduli dengan kondisi saya. Saya teu tiasa nyarios panjang, isin (Saya nggak bisa bicara panjang, malu), intinya terimakasih," tuturnya terbata-bata, Selasa (22/11).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah Umeh yang awalnya berupa gubuk reyot kini sudah terbangun permanen lengkap dengan isinya. Selama dua bulan waktu pengerjaan, Umeh mengungsi di rumah salah seorang tetangga.
Foto: Syahdan Alamsyah |
Umeh adalah salah satu warga yang beruntung mendapat bantuan program Bhakti Sosial Kebhinekaan yang digagas Polres Sukabumi. Bhakti sosial yang melibatkan lintas keagamaan dan suku itu memang sudah dilakukan jajaran Polres Sukabumi sejak jauh-jauh hari.
"Kami melibatkan semua unsur yang peduli dengan kegiatan sosial, mulai dari kepemudaan hingga pengusaha. Untuk progress sasaran saya minta semua polsek di wilayah hukum Polres Sukabumi saya beri tugas untuk mencari warga kurang mampu kemudian kita datangi dan bantu," kata Kapolres Sukabumi AKBP M Ngajib, di sela-sela acara peresmian rumah Umeh.
Dalam pelaksanaan kegiatan itu, Ngajib juga melibatkan unsur Muspika Kecamatan dan warga setempat.
"Kami juga ingin membiasakan kembali budaya gotong royong di desa-desa yang perlahan mulai memudar. Mungkin kegiatan ini kecil tapi semoga berdampak sosial luas kedepannya," tandas Ngajib.
(ern/ern)












































Foto: Syahdan Alamsyah