"Tiga siswa masih trauma sehingga hari ini tidak sekolah. Tadi orang tua mereka menyampaikan kepada pihak sekolah via telepon," ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Bandung Rachmat Abdillah saat ditemui wartawan di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Jumat (18/11/2016).
Aksi penodongan tersebut terjadi di Jalan Ciateul, Kamis (17/11) kemarin, sekitar pukul 15.30 WIB. Kelima bocah korban penodongan orang tak dikenal itu masing-masing inisial BB (12), GF (12), DA (12), FT (12) dan MDA (12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yanti menyebutkan, perwakilan sekolah segera mendatangi rumah ketiga korban tersebut untuk berjumpa dengan orang tuanya.
"Pihak sekolah melalui wali kelas masing-masing akan mengunjungi rumah siswa tersebut. Mudah-mudahan kedatangan guru ke rumah orang tua siswa itu bisa mengurangi trauma dialami siswa," ujar Dwi.
(bbn/ern)











































