Petugas Singkirkan Material Longsor yang Menutup Sungai di Bandung

Petugas Singkirkan Material Longsor yang Menutup Sungai di Bandung

Mukhlis Dinillah - detikNews
Rabu, 16 Nov 2016 13:58 WIB
Petugas Singkirkan Material Longsor yang Menutup Sungai di Bandung
Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung - Sejumlah pekerja dari pengembang Apartemen Hegarmanah sibuk mengevakuasi material longsor yang menutup aliran Sungai Cipaganti. Hal itu sudah berlangsung sejak malam hari kemarin dibantu oleh warga dan petugas Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu siang (16/11/2016), mereka menyingkirkan puing fondasi yang nyemplung ke sungai tersebut. Tindakan pembersihan sisa material longsor ini agar tidak menghambat laju air sungai.

Tanah longsor terjadi di permukiman Gang Setiamanah, RT10/RW03, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Selasa (15/11) kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu hujan deras tengah mengguyur Kota Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Longsornya tanah membuat fondasi sepanjang 15 meter dan tinggi 1,5 meter yang berada di atasnya ikut ambrol. Material batu bercampur tanah itu menimpa satu rumah warga. Tidak ada korban jiwa peristiwa tersebut.

Pascalongsor di lokasi tersebut, sejumlah warga mengaku khawatir terjadi banjir karena material longsor menimbun aliran Sungai Cipaganti yang melintasi permukiman penduduk. Material longsor tidak hanya berupa tanah, namun bebatuan fondasi mes kuli proyek Apartemen Hegarmanah yang tahap pengerjaan.

"Khawatir banjir, soalnya tanah sama batu jatuh ke sungai. Takut menghambat terus meluap (air) ke rumah-rumah," kata Kokom (43), salah satu warga setempat.
Petugas Singkirkan Meterial Longsor yang Menutup Sungai di BandungFoto: Mukhlis Dinillah
Menurutnya kejadian tanah longsor ini baru pertama terjadi di kawasan tempatnya tinggal selama puluhan tahun. Longsornya tanah ini tak lepas dari keberadaan bangunan yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari bibir Sungai Cipaganti.

"Belum lagi hujan terus sekarang mah, jadi tanahnya tergerus hujan," ucap Kokom.

Berkaitan hal itu, pihaknya meminta pengembang Apartemen Hegarmanah dan aparat kewilayahan untuk bergerak cepat mengevakuasi material longsor yang menumpuk di Sungai Cipaganti. Diharapkan pengerjaannya bisa tuntas sebelum hujan kembali mengguyur Kota Bandung.

"Kalau bisa secepatnya juga, soalnya kami waswas juga kalau kayak gini," ujar Kokom. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads