Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu siang (16/11/2016), mereka menyingkirkan puing fondasi yang nyemplung ke sungai tersebut. Tindakan pembersihan sisa material longsor ini agar tidak menghambat laju air sungai.
Tanah longsor terjadi di permukiman Gang Setiamanah, RT10/RW03, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Selasa (15/11) kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu hujan deras tengah mengguyur Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pascalongsor di lokasi tersebut, sejumlah warga mengaku khawatir terjadi banjir karena material longsor menimbun aliran Sungai Cipaganti yang melintasi permukiman penduduk. Material longsor tidak hanya berupa tanah, namun bebatuan fondasi mes kuli proyek Apartemen Hegarmanah yang tahap pengerjaan.
"Khawatir banjir, soalnya tanah sama batu jatuh ke sungai. Takut menghambat terus meluap (air) ke rumah-rumah," kata Kokom (43), salah satu warga setempat.
Foto: Mukhlis Dinillah |
"Belum lagi hujan terus sekarang mah, jadi tanahnya tergerus hujan," ucap Kokom.
Berkaitan hal itu, pihaknya meminta pengembang Apartemen Hegarmanah dan aparat kewilayahan untuk bergerak cepat mengevakuasi material longsor yang menumpuk di Sungai Cipaganti. Diharapkan pengerjaannya bisa tuntas sebelum hujan kembali mengguyur Kota Bandung.
"Kalau bisa secepatnya juga, soalnya kami waswas juga kalau kayak gini," ujar Kokom. (bbn/bbn)












































Foto: Mukhlis Dinillah