"Ya kita akan lebih ekstra (pengamanan) kita lakukan pengamanan di setiap kegiatan agama. Termasuk kita terus lakukan pendataan apabila ada gejolak-gejolak walaupun itu kecil akan segera kita redam," ujar Winarto saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Selasa (15/11/2016).
Winarto dengan tegas menyatakan, keutuhan NKRI adalah harga mati yang harus dipegang semua masyarakat. Menurutnya situasi kondusif bisa terjadi bila seluruh masyarakat turut andil dalam melaksanakan keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Winarto melanjutkan, setiap rumah ibadah di Kota Bandung pasti mendapatkan pengawalan terutama saat dilaksanakan kegiatan agama. Pemantauan pun sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.
"Kita sudah pasti akan amankan kalau ada kegiatan ibadah. Tapi kalau tidak ada juga kita akan tetap pantau setiap harinya," terangnya.
Pihak FKUB, kata Winarto, telah melakukan koordinasi pasca adanya aksi teror di Samarinda. Polisi dan seluruh jajaran FKUB telah menyatakan siap membantu keamanan di tempat ibadahnya masing-masing.
"Sama sama kita dengan FKUB bicarakan semua dari unsur kepemudaan dari lintas agama juga ikut turun mengamankan ini semua jadi bukan dari kepolisian saja," pungkasnya. (ern/ern)











































