Pasca Banjir, Pelayanan di RS Cicendo Tetap Berjalan Normal

Pasca Banjir, Pelayanan di RS Cicendo Tetap Berjalan Normal

Mukhlis Dinillah - detikNews
Senin, 14 Nov 2016 12:17 WIB
Pasca Banjir, Pelayanan di RS Cicendo Tetap Berjalan Normal
Ruang rawat inap yang kemarin terendam banjir/Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung - Pelayanan di Rumah Sakit Cicendo Bandung tetap berjalan normal pasca banjir yang sempat menggenang ruang rawat inap, Minggu (13/11/2016) sore. Banjir setinggi mata kaki orang dewasa itu surut dalam waktu satu jam.

Berdasarkan pantauan detikcom, Senin (14/11/2016) aktivitas di ruang rawat inap Cempaka dan Dahlia berjalan normal. Tidak ada bekas genangan air atau kotoran dari genangan air kemarin.

Direktur Utama RS Cicendo, Irayanti mengatakan banjir yang menerjang sebagian ruangan rumah sakit kemarin tidak berdampak terhadap pelayanan. Pasalnya, air yang menggenang tidak terlalu parah sehingga pelayanan tetap normal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banjir kemarin itu cuma semata kaki, satu jam juga sudah surut dan langsung dibersihkan. Ini baru pertama kali, memang sempat panik juga, di sana ada sekitar 17 pasien," katanya di RS Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung.

Menurutnya genangan air yang masuk ke ruang rawat inap itu akibat curah hujan yang besar dan berlangsung cukup lama. Sehingga, sambung dia, saluran air di rumah sakit tak cukup menampung air hujan yang turun.

"Jadi sebenarnya bukan air kiriman atau luapan dari sungai. Faktor penyebabnya curah hujan yang besar aja," jelas dia.

Ia mengaku dalam peristiwa banjir ini tidak terdapat kerugian materi. Pasalnya, saat kejadian air tidak sempat menggenangi pelaratan kesehatan yang berada di ruang rawat inap.

"Alhamdulillah enggak ada yang rusak, soalnya kebetulan di ruang rawat inap ada yang jaga 24 jam. Jadi keburu di selamatkan saat banjir," ucap dia.

"Kemarin juga banjir terjadi di parkiran motor besmen dan ada genangan di depan rumah sakit. Tapi langsung disedot sama Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP)," menambahkan.

Untuk mengantisipasi banjir kembali terjadi, kata dia, sebagian pasien yang berada di lantai satu ke lantai dua. Sebab, bukan tidak mungkin dengan kondisi cuaca seperti ini banjir bisa kembali terjadi.

"Kami sudah pindahkan sebagian pasien ke rawat inap di lantai dua, takut banjir lagi soalnya," ujar dia. (ern/ern)


Berita Terkait