Imbauan tersebut diungkapkan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi ITB Miming Miharja saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari No.4, Kota Bandung, Rabu (9/11/2016). "Aksi begal ini memprihatinkan. Kami imbau mahasiswa menghindari beraktivitas di luar rumah pada malam hari," ujar Miming.
Bukan tanpa alasan pihak ITB menyampaikan peringatan tersebut. Tujuannya, sambung Miming, demi keamanan dan keselamatan diri agar tak terulang mahasiswanya menjadi korban begal di jalanan. Faktanya dua dari tiga kejadian begal menimpa mahasiswa ITB berlangsung malam hari. Tak hanya merampas barang berharga, pelaku juga nekat melukai korban menggunakan senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Miming mengapresiasi positif kepada aparat kepolisian dari Polrestabes Bandung dan Polsek Coblong yang serius menyelidiki tiga kasus begal menimpa mahasiswa ITB. "Pihak kepolisian sudah memberikan respons. Nanti ada patroli khusus di seputaran ITB. Polisi sudah datang untuk investigasi dan berdialog dengan kami," tutur Miming. (ern/ern)










































