Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, Kota Layak Pemuda ini merupakan program Kemenpora yang diinisiasi oleh pemuda KNPI Kota Bandung sejak tahun 2015 lalu. Program ini mengharuskan pembinaan dan pemberdayaan pemuda daerahnya masing-masing.
"Tahun 2016 ini kita menginisiasi daerah percontohan. Kita sudah tahu bagaimana di Bandung, Malang dan Palu. Tahun 2017 nanti semua pemerintah daerah diharapkan bisa mencontoh," ujar Imam di Gedung Merdeka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini mungkin di 2016 sudah kita lihat bahwa Bandung sudah memberikan dedikasi dan inspirasi bagi kita semua bahwa ada keberanian mengalokasikan APBD sebesar tiga persen persen dari yang ada untuk pemuda. Belum kegiatan dan beberapa program di masing masing sektor, dinas dan memberikan ruang yg luas keterlibatan pemuda. Baik pelaksana maupun dalam hal kebijakan," jelasnya.
Ada empat indikator yang ditetapkan oleh Kemenpora dalam menetapkan Kota Layak Pemuda. Pertama regulasi yang mengharuskan daerah memiliki perda tentang kepemudaan, kedua terkait infrastruktur yang menyediakan ruang-ruang atau tempat ekspresi dan kreasi pemuda, ketiga kelembagaan dan keempat kemandirian pemuda atau pemudi yang mempelopori UKM.
"Karenanya kita semua berkumpul di Gedung Merdeka ini, semangat untuk memerdekakan dan memberikan ruang yg luas bagi kehadiran pemuda," pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar.
(avn/try)











































