Menurutnya ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk kesehatan dan kecerdasan generasi bangsa. Sehingga, sudah saat masyarakat mulai membiasakan diri mengonsumsi salah satu hasil kekayaan pangan lndonesia ini.
"Saya kaitkan dengan bonus demografi Indonesia pada 2020-2035, memiliki anak muda yang banya. Makan ikan mau air tawar atau laut sama saja gizinya banyak dan tentu mudah didapat," kata Demiz usai membagikan 48,8 ton ikan gratis kepada warga di Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (4/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah idealnya itu 43 kilogram perkapita pertahun. Tentu ini masih minim dan harus lebih ditingkatkan lagi," ucap dia.
Ia mengatakan pembagian ikan gratis yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sangat baik untuk pemicu gairah konsumsi ikan masyarakat. Dengan begitu, diharapkan masyarakat mulai terbiasa dan akhirnya beralih perlahan-lahan.
"Hambatannya memang kultur selama ini. Masyarakat sudah terbiasa mengonsumsi daging sapi. Harga sapi sapi kan suka mahal, sudah sekarang makan ikan saja," ujar dia. (ern/ern)











































