KKP Bagikan 48,8 Ton Ikan Beku Gratis Bagi Warga Jabar

KKP Bagikan 48,8 Ton Ikan Beku Gratis Bagi Warga Jabar

Mukhlis Dinillah - detikNews
Jumat, 04 Nov 2016 17:31 WIB
KKP Bagikan 48,8 Ton Ikan Beku Gratis Bagi Warga Jabar
Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan 48,8 ton ikan beku jenis makarel gratis kepada masyarakat Jawa Barat. Hal itu sebagai bagian dari mendorong kesuksesan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Penyerahan secara simbolik dilakukan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Gedung Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (4/11/2016). Ikan-ikan itu didistribusikan kepada pondok pesantren, panti asuhan, rumah sakit, sekolah, yayasan, dan lembaga zakat di Jabar.

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Keamanan KKP, Rina menilai tingkat konsumsi ikan masyarakat di Jabar masih tergolong rendah. Sehingga, diharapkan dengan pembagian ikan gratis ini dapat memicu gairah konsumsi masyarakat terhadap ikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari data yang ada, di Pulau Jawa ini salah satu lokasi konsumsi ikannya belum tinggi. Jadi langkah ini untuk memulai menggairahkan makan ikan juga," kata Rina kepada wartawan.

Ia menuturkan ikan yang dihibahkan saat ini merupakan hasil penggagalan penyeludupan dari Jepang. Berton-ton ikan itu masuk tidak sesuai dengan izin yang diajukan oleh pemesan. Dua dari 11 kontainer yang disita tersebut diberikan kepada masyarakat Jabar.

"Ada 11 kontainer yang disita untuk negara. Kemudian kebijakan KKP dan Kemenkeu ikan tersebut akan dihibahkan ke masyarakat. Nah kita kaitkan dengan program Gemarikan," tuturnya.

Dalam waktu dekat pihaknya juga akan menghibahkan ke Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Ia berharap dengan demikian masyarakat semakin tertarik mengkonsumsi ikan yang tidak kalah gizinya dari daging sapi dan ayam.

"Selain itu kampanye Gemarikan, dapat juga menjadi penghela sistem bisnis masyarakat khususnya nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar hasil perikanan," ujarnya. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads