Intan Penyanyi Cantik di Bandung Disiram Air Keras, Begini Ciri-ciri Pelakunya

Intan Penyanyi Cantik di Bandung Disiram Air Keras, Begini Ciri-ciri Pelakunya

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 28 Okt 2016 12:56 WIB
Foto: Instargram
Bandung - Seorang penyanyi berparas cantik, Intan Novita (22), menjadi korban penyiraman air keras. Wajahnya melepuh terkena cairan zat kimia. Kini korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Polisi menelusuri pelaku.

Intan belum banyak memberikan keterangan kepada polisi soal kejadian yang menimpanya lantaran masih menjalani perawatan medis. Namun dia sempat mengungkapkan ciri-ciri pelaku penyiraman air keras. Kasus tersebut ditangani Polsek Buahbatu.

"Menurut korban, saat kejadian itu ada dua orang berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Pengendara motor memakai helm, kalau satu orang lagi yang dibonceng hanya pakai topi," kata Iptu Sarjana Kanitreskrim Polsek Buahbatu di Mapolsek Buahbatu, Jalan Ciwastra, Kota Bandung, Jumat (28/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mobil dikemudikan Intan berpapasan dengan kedua orang tersebut di Jalan Ciwastra atau tepatnya depan Toko Sihombing. Lampu tanda belok kanan motor itu menyala sehingga Intan berhenti untuk memberikan jalan, tetapi motor tiba-tiba mengampiri ke arah jendela bagian depan mobil yang terbuka atau tempat Intan duduk di jok.

"Di mobil itu hanya ada korban. Pelaku yang dibonceng itu berada di motor lalu menyiramkan cairan diduga zat kimia ke wajah korban. Pelaku langsung kabur ke arah Jalan Margacinta," kata Sarjana.

Polisi terus berusaha mengidentifikasi pelaku serta jenis motor dan pelat nomornya karena sejauh ini keterangan korban belum lengkap. Korban hanya menyebut pelaku penyiraman cairan tersebut pria dewasa.

"Korban bilang pelaku yang menyiram cairan diduga zat kimia itu bapak-bapak," ujar Sarjana.

Polisi tengah mengumpulkan informasi dan petunjuk lainnya guna mengungkap kasus tersebut. Tentu saja keterangan detail dari Intan sangat penting untuk memudahkan penyelidikan polisi.

"Korban masih perawatan di RSHS Bandung, jadi belum banyak memberikan keterangan kepada kami. Dia kan korban sekaligus saksi kunci yang merasakan langsung kejadiannya," tutur Sarjana. (bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads