PT Posindo Kembangkan Jasa Penjemputan Paket Secara Online

PT Posindo Kembangkan Jasa Penjemputan Paket Secara Online

Masnurdiansyah, - detikNews
Rabu, 26 Okt 2016 18:50 WIB
PT Posindo Kembangkan Jasa Penjemputan Paket Secara Online
Foto: Ari Saputra
Bandung - PT Pos Indonesia (Persero) sedang mengembangkan layanan pick up (penjemputan) agar memudahkan masyarakat yang ingin mengirimkan barangnya melalui jasa layanan pos. Masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor pos saat ingin mengantarkan barangnya ke alamat yang dituju. Petugas akan datang menjemput bola.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W Setijono mengatakan BUMN dalam bidang logistik ini sedang mengembangkan layanan pick up untuk masyarakat yang membutuhkan jasa pengiriman barang. Meskipun hanya satu barang saja yang akan diantar, masyarakat tetap bisa menggunakan layanan berbasis online ini.

"Kami pikir ini sudah seharusnya dilakukan, karena tingkat kemacetan di jalan raya sudah semakin tinggi. Dan layanan pick up ini akan menjawab kebutuhan masyarakat untuk menjemput langsung bagi masyarakat yang butuh jasa pengantar barang tanpa datang ke Kantor Pos," ujar Gilarsi dalam kegiatan Forum Nasional Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2016 di Bale Asri Pusdai Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (26/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini PT Pos Indonesia yang berkantor pusat di Bandung, sedang membangun aplikasi, struktur, dan sistem keamanannya. Tak hanya itu saja saat ini pihaknya sedang menyiapkan armada. "Aplikasinya sekarang sudah tahap pengembangan, sudah ada update alpha beta," kata dia.

Gilarsi menambahkan saat ini pihaknya bisa melayani pembayaran dan pick up delivery Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB) sebagai salah satu bentuk inovasi layanan publik. Dalam hal ini PT Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Dengan Dispenda, Polda, dan Jasa Raharja Jatim. Sudah dilakukan, tapi layanan ini baru bisa dinikmati oleh warga Jatim, karena Dispenda Jatim inovatif sekali. Mereka membuat mesin embosser sendiri, dan kami meresponnya denganpositif. Layanan ini bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya di Indonesia," terangnya.

Beberapa daerah seperti Sumatera Utara telah melirik layanan ini, termasuk dengan Provinsi Jawa Barat yang ikut tertarik dengan layanan ini. (ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads