Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W Setijono mengatakan BUMN dalam bidang logistik ini sedang mengembangkan layanan pick up untuk masyarakat yang membutuhkan jasa pengiriman barang. Meskipun hanya satu barang saja yang akan diantar, masyarakat tetap bisa menggunakan layanan berbasis online ini.
"Kami pikir ini sudah seharusnya dilakukan, karena tingkat kemacetan di jalan raya sudah semakin tinggi. Dan layanan pick up ini akan menjawab kebutuhan masyarakat untuk menjemput langsung bagi masyarakat yang butuh jasa pengantar barang tanpa datang ke Kantor Pos," ujar Gilarsi dalam kegiatan Forum Nasional Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2016 di Bale Asri Pusdai Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (26/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gilarsi menambahkan saat ini pihaknya bisa melayani pembayaran dan pick up delivery Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB) sebagai salah satu bentuk inovasi layanan publik. Dalam hal ini PT Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Dengan Dispenda, Polda, dan Jasa Raharja Jatim. Sudah dilakukan, tapi layanan ini baru bisa dinikmati oleh warga Jatim, karena Dispenda Jatim inovatif sekali. Mereka membuat mesin embosser sendiri, dan kami meresponnya denganpositif. Layanan ini bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya di Indonesia," terangnya.
Beberapa daerah seperti Sumatera Utara telah melirik layanan ini, termasuk dengan Provinsi Jawa Barat yang ikut tertarik dengan layanan ini. (ern/ern)











































