Sejak Jumat (21/10/2016) malam, pria yang karib disapa Emil itu bertolak ke Belanda. Ada sejumlah agenda di sana, di antaranya rapat soal pemulangan artefak sejarah Kota Bandung, rapat terkait manajemen pengelolaan air minum dan lainnya.
Saat itu di sosial media sudah ramai saat peristiwa banjir yang cukup besar itu. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Bandung itu juga mendapat laporan dari dinas terkait banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Raut wajahnya sangat khawatir. Tapi sambil terus berkoordinasi untuk memastikan banjir segera ditangani," ujar ajudan Emil saat berbincang dengan detikcom di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (25/10/2016).
Tak biasanya, Emil meminta sopir untuk mengambil jalur pulang melalui Jalan Pasteur. Biasanya Emil mengambil jalur gerbang tol lain. Namun karena ingin melihat langsung kondisi banjir, gerbang Tol Pasteur yang dipilih.
"Bapak pengen lihat langsung kondisi Pasteur. Saat itu sekitar pukul 17.00 WIB. Sudah surut, tapi sampah masih berserakan," tutur ajudan.
Tiba di Pendopo, lanjut ajudan, mantan dosen arsitek ITB itu kemudian langsung rapat dengan sejumlah pihak yang sudah dijanjikan sebelumnya. Sambil berkoordinasi melalui telepon Emil tetap memantau pascabanjir.
"Malam harinya dijadwalkan akan melayat korban tewas di Setiabudhi. Namun kata Pak Camat, korban sudah dibawa keluarga ke Ciamis. Sehingga tidak jadi dan dijadwalkan ulang sampai keluarga kembali ke Bandung," tambahnya.
Pagi hari tadi Emil menjadi orang yang banyak dicari awak media. Raut wajahnya menunjukkan kekhawatiran. Ia pun sempat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas peristiwa banjir tersebut.
"Kalau bicara situasi kemarin, Pemkot Bandung sudah meminta maaf terkait banjir. Kami tidak paham, karena secara ilmiah ini sudah berbulan-bulan tidak pernah banjir. Kemarin ada situasi di luar dugaan. Saya sebagai wali kota, saya bertanggungjawab," ujar Emil di Pendopo Wali Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (25/10/2016).
Foto: detikcom |
Halaman 2 dari 2











































Foto: detikcom