Tim dari Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran Kota Bandung sejak pagi berusaha mengangkat bodi mobil yang sudah rusak parah itu. Menurut petugas body mobil bertambah berat karena banyaknya pasir yang memenuhi mobil.
Foto: Mukhlis Dinillah |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Mukhlis Dinillah |
Kondisi mobil sudah tidak berbentuk. Ringsek. Seperti sudah tabrakan dengan kendaraan yang lebih besar. Bagian kap depan hancur. Atap mobil juga sama. Nyaris tak ada body mobil yang utuh. Banyak sampah kain dan plastik yang bergelantungan di sela-sela mobil.
Bagian dalam mobil yang tidak rusak parah. Bagian jok ataupun stir masih utuh. Hanya dipenuhi dengan tumpukan pasir dan batu.
Foto: Mukhlis Dinillah |
Irma, sang pemilik sempat berbincang dengan detikcom tadi pagi. Ia mengaku shock. Mobil keluaran 2010 miliknya itu tengah terparkir di luar showroomnya. Ia sempat mengikat mobil itu dengan tali agar tidak terbawa arus banjir, namun tidak berhasil. Kini ia hanya bisa pasrah.
"Saya belum tahu nanti mau dijual atau diperbaiki, kondisinya rusak parah soalnya. Mobil itu cuma asuransi kehilangan aja, kalau bencana enggak bisa diklaim," ujarnya. (ern/ern)












































Foto: Mukhlis Dinillah
Foto: Mukhlis Dinillah
Foto: Mukhlis Dinillah