Selama ini ikon mural Bandung berada di Jalan Siliwangi atau kawasan Babakan Siliwangi. Tembok sepanjang 476 meter itu menampilkan cerita dalam bentuk karya lukis.
Emil, sapaan Ridwan, tak ingin Babakan Siliwangi saja yang semarak dengan mural. Ia menginginkan lukisan pada dinding mengisi sudut-sudut kawasan lainnya di Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mewujudkan hal itu, Emil mengajak seniman di Bandung untuk berkreasi mengecat tembok-tembok kosong tersebut. "Saya tantang komunitas seniman ini untuk keliling Bandung. Mencari titik-titik. Pokoknya di daerah yang tidak tersentuh," ujar Emil.
Beberapa titik yang sudah dibidik Emil untuk memamerkan karya mural yaitu Jalan Viaduct dan kolong Jembatan Pasupati.
"Lokasinya bisa di daerah yang tidak tersentuh, dijadikan sebagai alat (lukis) asalkan ngobrol dulu biar menyamakan tema dan bentuknya. Bisa di Kopo, Bandung timur dan lainnya, " kata Emil. (avi/bbn)











































