Jelang Idul Adha, Polda Jabar Dirikan Posko Terpadu Antisipasi Macet

Jelang Idul Adha, Polda Jabar Dirikan Posko Terpadu Antisipasi Macet

Masnurdiansyah - detikNews
Senin, 05 Sep 2016 09:57 WIB
Jelang Idul Adha, Polda Jabar Dirikan Posko Terpadu Antisipasi Macet
Polisi mengatur arus lalu lintas. Foto: Masnurdiansyah/detikcom
Bandung - Jelang Hari Raya Idul Adha 2016, pihak kepolisian kembali memberlakukan sistem pengamanan seperti Operasi Ramadniya Idul Fitri lalu. Guna mengantisipasi kemacetan serta lonjakan kendaraan di jalan raya, Dit Lantas Polda Jabar membuat pos terpadu di beberapa lokasi yang biasa dilalui pemudik.

Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Sugihardi mengatakan ada beberapa pos terpadu yang akan memantau pergerakan pemudik bertepatan libur Idul Adha pada Senin 12 September mendatang. "Kita sama seperti Operasi Ramadniya kemarin. Ada kita buat pos terpadu di Cileunyi, Cikopo dan Kanci," ujar Sugihardi saat ditemui detikcom di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (5/9/2016).

Pendirian posko bertujuan mengantisipasi peningkatan lonjakan kendaraan. Sebab momen Idul Adha tahun ini bertepatan dengan long weekend, sehingga diprediksi bakal banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mudik sekaligus liburan. Polda Jabar memprediksi peningkatan volume kendaraan akan terjadi pada Jumat (9/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita prediksi akan terjadi lonjakan hingga hari Senin (12/9) nanti. Kendaraan pemudik ditambah sama yang berlibur juga, ya kita akan layani di jalur," ucap Sugihardi.

Menurut dia, daerah di Jabar masih menjadi primadona untuk menghabiskan waktu berlibur bersama keluarga. Selain itu, Jabar masih masih menjadi lokasi perlintasan dan tujuan.

"Banyak berlibur ke Garut, Bandung, Tasik, Pangandaran. Termasuk yang mau ke Jawa Tengah dan Jawa Timur mereka lewat sini, pasti mampir dulu," ujarnya.

Polda Jabar sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi lainnya seperti dari Dishub Jabar dan Bina Marga Jabar. Selain mendirikan posko terpadu, Sugihardi mengklaim pihaknya telah menyiagakan beberapa alat berat di lokasi rawan bencana. Termasuk berkoordinasi dengan BPBD dan instansi penanggulangan bencana alam.

"Kita sudah koordinasikan dengan semuanya, termasuk untuk alat berat yang telah disiagakan apabila ada bencana alam longsor. Jadi bisa langsung ditangani," tutur Sugihardi. (bbn/bbn)


Berita Terkait