Para pemenang lelang itu dikumpulkan di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/8/2016). "Saya mengumpulkan 15 pemenang lelang trotoar untuk memastikan keburukan tahun lalu tidak boleh terulang," kata Emil, sapaan karib Ridwan.
Catatan buruk Emil yakni pembangunan yang tidak rapi, spesifikasi yang tidak sesuai dan pengerjaan yang terlambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memastikan seluruh pengerjaan berjalan lancar, dia mengaku akan sering turun ke jalan untuk memantau pembangunan trotoar.
"Saya akan banyak inspeksi ke lapangan. Diharapkan akhir tahun ini semua selesai," ucap Emil.
Pemkot Bandung mengubah konsep trotoar menjadi ramah pejalan kaki. Contohnya seperti di Asia Afrika dan Jalan Riau. Dari 15 proyek pengerjaan trotoar tersebut, di antaranya Jalan Dipatiukur, kawasan Simpang Dago hingga Jalan Merdeka, Jalan Sudirman, Cibaduyut, Jalan Moh. Toha dan Jalan Kopo. (avi/bbn)











































