Menurut pria yang karib disapa Emil itu, berdasarkan hasil survei indeks literasi, Indonesia masih belum memenuhi standar. "Oleh karena itu di Bandung melakukan dua hal fundamental, kita punya Perda Literasi dan Perpustakaan. Sehingga di mana-mana harus ada ruang membaca," kata Emil.
Dia mencontohkan, di Bandung sudah hadir ruang membaca seperti gerobak dorong buku, mobil perpustakaan, satu taman satu perpustakaan dan satu kelurahan satu perpustakaan. Hadirnya fasilitas tersebut, maka menurut Emil, tidak ada alasan untuk tidak membaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emil berharap dengan diluncurkan gerakan literasi di Kota Bandung, bisa membawa semangat membaca ke seluruh Indonesia. "Tujuannya tidak lain tidak bukan supaya indeks literasinya membaik, menghasilkan anak sekolah di negeri ini lebih pintar," ujar Emil. (avi/bbn)










































