Penghargaan Pasangan Sakinah tersebut diberikan kepada pasutri Tuti Kurniati dan Cholid Wahjoedin, asal Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Mereka telah menikah selama 41 tahun.
"Ya saya kalau sudah ada penghargaan cukup senang dan bangga, terutama bukan untuk pribadi saja tapi untuk keluarga dan anak-anak saya," ujar Cholid saat ditemui di Gedung Sate usai menerima penghargaan dari Gubernur Jabar, Senin (15/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan kita yang mengajukan, tapi dari kecamatan melihat masing-masing keluarga yang ini bagus tidak atau yang itu bagus tidak. Katanya banyak anak itu lebih bagus," ucap Cholid.
Seperti apa tips agar menjadi pasutri sakinah? "Takwa kepada Allah SWT, ikhlas dan jujur itu kuncinya," kata Cholid.
Sementara itu, Aher sapaan akrab Gubernur Jabar mengatakan penghargaan Pasangan Sakinah ini adalah salah satu contoh agar masyarakat bisa lebih harmonis dan mengargai tujuan di bentuknya keluarga.
"Keluarga itu kan sebuah kelompok masyarakt kecil jadi kalau sudah harmonis di situ bisa harmonis dalam lingkungan masyarakat yang lainnya," ujar Aher saat diminta tanggapan tentang pasutri tersebut.
Aher salut dengan pasutri tersebut karena bisa memberikan gambaran keluarga yang kompak di tengah-tengah maraknya kasus penganiayaan dalam keluarga. Aher sempat penasaran apa kunci untuk keluarga agar bisa jadi sakinah.
"Saya juga kaget apa kategori untuk keluarga sakinah, setelah tahu berarti eta keluarga can pernah ambek-ambekan, akur (keluarga itu tidak pernah marah-marah, akur)," katanya.
Aher berharap penghargaan yang diberikan kepada pasutri tersebut bisa dijadikan gerakan bagi masyarakat sekitar dan juga masyarakat Jabar agar keluarga bisa lebih harmonis. (bbn/bbn)











































