BPS Klaim Angka Kemiskinan di Jabar Turun

BPS Klaim Angka Kemiskinan di Jabar Turun

Mukhlis Dinillah - detikNews
Jumat, 05 Agu 2016 13:54 WIB
BPS Klaim Angka Kemiskinan di Jabar Turun
Ilustrasi kemiskinan. Foto: Grandyos Zafna
Bandung - Badan Pusat Statistik (BPS) mengklaim angka kemiskinan di Jawa Barat pada 2016 mengalami penurunan sebesar 0,62 persen dibandingkan tahun lalu. Pada Maret 2016 tercatat penduduk miskin di Jabar mencapai 4.224.325 (8,95 persen), sedangkan September 2015 sebesar 4.485.654 orang (9,57 persen).

"Sehingga ada penurunan mencapai 261.329 orang," kata Kepala BPS Jabar Bachdi Ruswana di kantor BPS Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Jumat (5/8/2016).

Bachdi mengatakan jumlah penduduk miskin di Jabar pada Maret 2016 untuk daerah perkotaan sebanyak 2.497.592 orang (7,67 persen). Sedangkan di daerah pedesaan sebanyak 1.726.733 orang (11,80 persen).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibandingkan dengan September 2015, dia melanjutkan, terjadi penurunan persentase penduduk miskin di perkotaan sebesar 0,19 persen yaitu 8,58 persen menjadi 7,67 persen. Sementara di pedesaan, ujar Bachdi, terjadi kenaikan sebesar 0,19 persen yaitu 11,61 persen menjadi 11,80 persen.

Meski ada penurunan, menurut dia, jumlah penduduk di kota lebih besar dibanding desa. Sehingga, sambung dia, tidak berpengaruh besar terhadap perubahan di perkotaan. "Angka absolutnya ada di jumlah penduduk. Di perkotaan lebih banyak dibandingkan perdesaan. Walau pedesaan naik, tapi sedikit juga penduduknya," ucap Bachdi

Dia menambahkan, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

"Sumbangan GMK (Garis Kemiskinan Makanan) terhadap garis kemiskinan sebesar 70,21 persen untuk daerah perkotaan. Sedangkan perdesaan sebesar 75,89 persen," ujar Bachdi. (bbn/bbn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini