Pada kegiatan pelepasan itu, Aher bertindak sebagai inspektur upacara. Aher mengenakan seragam Wanadri lengkap dengan slayer berwarna oranye terikat di lehernya.
"Semoga adik-adik (peserta) mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. Tetap diberikan kesehatan sampai semuanya selesai," pesan Aher dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setahu saya generasi Wanadri sudah banyak yang sukses. Jadi menteri, anggota DPR, kepala lembaga negara, pengusaha, ulama, akademi. Luar biasa memang, mereka hadir dari berbagai tempat mengabdi untuk nusa dan bangsa," jelas dia.
Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom |
Menurutnya keorganisasian Wanadri selama ini sangat solid. Tidak ada skat antara senior dan junior. Sehingga, kata Aher, pengalaman yang dimiliki para senior yang sudah sukses senantiasa ditularkan kepada penerusnya.
"Antara senior dan junior tidak legaliter, tidak ada jarak antara mereka walaupun sudah menjadi pejabat negara sekalipun. Meskipun sosial ekonomi politiknya tinggi mereka justru mengayomi," ujar dia.
Aher mengatakan pihaknya mendorong kegiatan serupa lebih digalakkan lagi secara menyeluruh. Sehingga, sambung dia, akan semakin banyak generasi muda yang kokoh, loyal terhadap nusa dan bangsa.
"Pesertanya kan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Saya rasa ini sesuatu hal yang baik dan harus terus didukung.
Diklatsar Wanadri 2016 diikuti oleh sebanyak 122 orang peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan akan berlangsung mulai dari 31 Juli - 28 Agustus 2016. (trw/trw)











































Foto: Mukhlis Dinilah/detikcom