"Kami hadir di Kota Bandung pada tahun ini setelah sebelumnya sukses dalam kegiatan pertama pada 2012 dan kedua pada tahun 2014," kata Ketua Indonesia Watercolour Robby Lulianto kepada wartawan saat jumpa pers di GIM, Kamis (28/7/2016).
Menurut Robby, pameran tahun ini akan melibatkan sekitar 120 pelukis dari tujuh negara di Asia yaitu Indonesia, Hongkong, Malaysia, Myanmar, Singapura, Filipina, dan Korea Selatan. Pameran tersebut mengusung tema 'Halo-Halo Bandung'. Hal ini dinilai karena Kota Bandung memiliki sejarah nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contohnya saat nanti menyambangi Saung Angklung Udjo, para peserta bakal bermain angklung. Setelah itu mereka menuangkan ide berupa lukisan untuk dipajang pada acara pameran tersebut. Kurator dalam pameran ini ialah seorang pelukis sekaligus pengamat seni, Herry Dim.
Kegiatan Asian Watercolour Expression ini sekaligus menjadi tempat berkumpulnya para pelukis dari Asia. "Kami sesama pelukis di Asia terus saling berhubungan untuk menghidupkan seni lukis cat air. Kita saling belajar untuk memajukan lukisan cat air ini," ujar Robby.
Para pengunjung yang berkesempatan hadir dalam kegiatan ini bisa melihat karya-karya sejumlah maestro pelukis asal Indonesia. Antara lain karya Barli Sasmitawinata, Abdullah Suriosubroto, Srihadi Sudarsono, Azis Tirtaatmadja, Sunaryo, dan Dodo Abdullah.
"Pameran ini diharapkan dapat mempererat lagi tali persaudaraan sesama pelukis di Asia. Kita harap pameran tahun ini bisa menghasilkan dan melahirkan karya-karya yang terbaik," ucap Robby. (bbn/bbn)











































