Siswi SMP di Cimahi Tewas Tersambar Kereta Api

Siswi SMP di Cimahi Tewas Tersambar Kereta Api

Masnurdiansyah - detikNews
Kamis, 21 Jul 2016 11:53 WIB
Siswi SMP di Cimahi Tewas Tersambar Kereta Api
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Andhika Akbarayansyah
Bandung - Sinta Nurendah (15) tewas seketika setelah tersambar kereta api yang melintas di daerah Padasuka, Kota Cimahi, Jabar. Siswi SMP PGRI 1 Cimahi itu menerobos perlintasan tanpa palang pintu otomatis saat mengendarai sepeda motor.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi menjelaskan lokasi tepat insiden kecelalaan tersebut berada di Kampung Cisangkan Hilir, RT 4 RW 8, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi, Kota Cimahi, Kamis (21/7/2016), sekitar pukul 06.55 WIB. "Dia (Sinta) tertabrak KRD Bandung Raya jurusan Bandung-Padalarang. Penyebabnya karena dia menerobos," kata Ade via pesan singkat.

Insiden maut tersebut terjadi saat Sinta berangkat ke sekolah. Saat tiba di lokasi kejadian, Sinta tidak menghiraukan imbauan warga yang memberitahu ada kereta lewat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan saksi yaitu Deni (37), kata Ade, kejadian bermula sewaktu Sinta menggunakan motor Honda Supra Fit nopol D 6107 SX tiba-tiba nyelonong melewati palang pintu terbuat dari sebatang bambu yang dijaga warga setempat.

"Ada dua motor yang menerobos. Saat di tengah perlintasan rel, dua motor itu berhenti, salah satunya dikemudikan Sinta. Karena panik melihat kereta mendekat, dua motor itu terjatuh. Lalu saksi (Deni) menolong satu pengendara, sedangkan Sinta tidak terselamatkan," kata Ade.

Tubuh mungil Sinta dan motornya tersambar kereta. Dia tewas dengan kondisi mengenaskan. "Tubuhnya terseret kereta sejauh 200 meter," kata Ade.

Pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian serta mengevakuasi jasad Sinta. Setelah itu, polisi menghubungi orang tuanya berkaitan peristiwa tersebut. Sinta tinggal di kawasan Kebon Kalapa, RT 1 RW 3, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

"Enggak ada petugas dari PT KAI yang berjaga. Jadi selama ini perlintasan kereta di lokasi tersebut dijaga warga setempat. Warga inisiatif membuat palang pintu menggunakan sebatang bambu. Guna mencegah kejadian serupa, kami segera berkoordinasi dnegan pihak PT KAI," kata Ade. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads