Dengan mengenakan blazer hitam dan topi hitam, Emil menegur seorang juru parkir. Emil kesal dengan ulah juru parkir yang mematok harga parkir mahal. Bahkan, mencapai Rp 5.000 per motornya.
"Tadi saya nanya ke warga bayar parkir Rp 5.000, itu benar?" tanya Emil kepada salah seorang juru parkir seraya meminta dia berkata jujur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Jukir tersebut pun mengakuinya. Emil lalu meminta petugas parkir itu mengembalikan uang pengguna jasa parkir.
Tidak selesai sampai di sana, untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi, Emil memanggil seluruh jukir yang tengah bertugas saat itu untuk diinterogasi.
Kepada sejumlah jukir, Emil meminta mereka untuk tidak mengulangi memungut parkir mahal kepada masyarakat. Selain itu, Emil meminta mereka melepas rompi atau baju resmi Dishub Kota Bandung.
"Saya minta kalian membuat surat pernyataan tidak akan memungut uang parkir di luar tarif yang telah ditentukan pemerintah. Kalau terulang kalian akan saya berhentikan," tegas dia.
Sidak ini lalu dilanjutkan dengan mengunjungi sejumlah spot-spot pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Alun-alun Bandung. Sesekali Emil berinterkasi dengan para pedagang.
(tor/tor)