Berdasarkan informasi yang diterima deticom, kejadian berlangsung pada Jumat (1/7/2016) sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu pelaksanaan salat Jumat di Masjid Raya Provinsi Jabar baru selesai.
Salah seorang saksi mata, Sudirman (59) menuturkan kronologi kejadian yaitu sekitar pukul 12.00 WIB, korban yang mengenakan kaos putih dan celana training itu menaiki anak tangga JPO seperti warga lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sama teman-teman lain langsung naik juga ke JPO untuk bujuk dia turun. Dia malah lompat-lompat di atas sambil ketawa-ketawa kayak orang stres," tutur anggota Linmas Kota Bandung tersebut di lokasi kejadian.
Lokasi tubuh pria paruh baya menghempas aspal. Foto: Mukhlis Dinillah |
Akan tetap, ujar dia, saat menuruni anak tangga pada bagian atap JPO, tubuh Ciptadi jatuh dari ketinggian 10 meter. Kepala Ciptadi luka parah. Darah membasahi aspal jalan.
"Pas lagi turun tiba-tiba dia jatuh, kami enggak tau pasti dia lompat atau terpeleset. Tapi memang sejak awal dia niat mau bunuh diri," ucap Sudirman.
Insiden tersebut sempat menjadi tontonan warga yang melintas di kawasan tersebut. Mayat Ciptadi langsung dibawa oleh mobil patroli Polsek Regol ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Polisi mendapatkan identitas Ciptadi yang beralamat di Kampung Lemahduhur, RT 2 RW 6, Kelurahan Lemahduhur, Kecamatan Kuwarsa, Kabupaten Kebumen, Jateng. (bbn/bbn)











































Lokasi tubuh pria paruh baya menghempas aspal. Foto: Mukhlis Dinillah