30 Ribu Petugas Gabungan Amankan Mudik Lebaran di Jabar

30 Ribu Petugas Gabungan Amankan Mudik Lebaran di Jabar

Masnurdiansyah - detikNews
Kamis, 30 Jun 2016 10:27 WIB
30 Ribu Petugas Gabungan Amankan Mudik Lebaran di Jabar
Polisi siap amankan mudik lebaran / Foto: Masnurdiansyah
Bandung - Sebanyak 30 ribu petugas gabungan siap mengamankan kelancaran arus mudik lebaran Idul Fitri 2016 di Jabar. Mereka terdiri personel Polri, TNI, instansi pemerintah dan potensi masyarakat.

Memasuki H-7 lebaran Idul Fitri 2016, mulai hari seluruh petugas tersebut menyebar menempati titik-titik pengamanan dan posko di jalur utara, tengah dan selatan Jabar. "Untuk Polda Jabar dan jajaran jumlahnya sebanyak 20 ribu personel. Kalau digabungan dengan personel gabungan lainnya berjumlah 30 ribu orang," ucap Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di sela-sela Apel Siaga Operasi Ramadniya 2016 di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Kamis (30/6/2016).

Yusri menyebutkan, Polda Jabar mengerahkan kekuatan penuh personelnya guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang perjalanan mudik melintasi Jabar. Selain pengamanan di jalur mudik, petugas gabungan mengawal keamanan di pusat perbelanjaan, fasilitas umum serta obyek vital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai hari ini seluruh pasukan disebar untuk menempati poskonya masing-masing," kata Yusri.
Kegiatan Apel Siaga Operasi Ramadniya 2016 itu diikuti anggota Polri, TNI, Satpol PP, PMI, Dinas Perhubungan Jabar, Basarnas Jabar, serta sejumlah potensi masyarakat lainnya.

Apel dipimpin langsung Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Secara simbolis, Aher, sapaan Heryawan, menyematkan pin kepada perwakilan personel sebagai tanda resmi digelarnya Operasi Ramadniya 2016.

"Semoga pengabdian kepada negara pada bulan ini bisa mendapatkan anugerah melimpah kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian dan memberikan pelayan kepada masyarakat," kata Aher saat menyampaikan amanat di hadapan sekitar seribu personel tersebut.
Aher melanjutkan, tahun ini pengamanan dan pengawalan mudik lebaran diharapkan dapat menjadi indikator kesuksesan untuk tahun tahun berikutnya. Peningkatan volume kendaraan menjadi atensi petugas di lapangan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Puncak arus mudik dan balik diprediksikan akan terjadi pada H-4 hingga H+3. Petugas siap dengan kondisi apapun di lapangan," ujar Aher. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads