Kepala Divisi Sistem Pembayaran KPwBI Jabar Mikael Budisatrio mengatakan untuk mengoptimalkan layanan ini pihaknya bekerja sama dengan 12 instansi perbankan yaitu BRI, Mandiri, BJB, BNP, CIMB Niaga, Permata, Woori Saudara, DKI, BJB Syariah, BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.
"Ini salah satu strategi kami meningkatkan layanan kas kepada masyarakat pada bulan Ramadan dan lebaran tahun ini," kata Mikael usai peluncuran di Monumen Perjuangan Rakyat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Senin (20/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penukar uang harus bawa KTP, mengisi formulir penukaran, uang yang akan ditukarkan disusun sesuai pecahan dan menghadap searah, budayakan antre," ucap Mikael.
Soal besaran maksimal penukaran uang, dia menyerahkan wewenang tersebut kepada masing-masing instansi perbankan. Sebab setiap bank memiliki batas penukaran perharinya.
"Sebelas mobil bergerak terus sesuai jadwal. Setiap lokasi akan ada tiga hingga empat unit mobil layanan penukaran uang," kata Mikael.
Jadwalnya yaitu pada tanggal 20 dan 27 Juni di Monumen Perjuangan Rakyat, 21 Juni dan 27-30 Juni di Alun-Alun Bandung, 22 dan 28 Juni di Alun-Alun Cimahi, 23 dan 30 Juni di Alun-Alun Ujung Berung, serta 24 dan 29 Juni di Lapangan Tegalega.
Selain melayani penukaran uang yang bertepatan momen lebaran, sambung dia, pihaknya juga melayani penukaran uang masyarakat dengan perbankan yang beropesi di sejumlah wilayah di Jabar. Antara lain Bandung Raya, Subang, Sumedang, Purwakarta, Garut, Sukabumi, dan Cianjur.
"Sebanyak 154 kantor cabang Bank dan 23 kantor cabang BPR yang telah dirintis sejak tahun 2014 yang mencakup 71 Bank Umum dan 21 BPR," ucap Mikael. (bbn/bbn)











































