"Saya bener-bener sangat kecewa terhadap para jaksa. Banyak oknum jaksa yang korup," ucap Deddy di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (6/6/2016).
Suara Deddy serak. Dia berjalan tertatih sambil tangan kanannya mencengkeram tongkat kayu seusai menjalani pemeriksaan di ruang Dokkes Mapolrestabes Bandung. Deddy mengaku penyakitnya kambuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga memastikan tak memendam dendam dengan pegawai Kejati Jabar. Pria beruban tersebut intinya tidak respek terhadap oknum-oknum jaksa yang terlibat korupsi.
"Ya saya sakit hati dengan semua oknum jaksa yang korup. Bukan hanya jaksa di sini saja (Jabar), tapi semuanya secara umum," tutur Deddy yang didamping pengacara dan koleganya.
Minggu siang (5/6) kemarin, Deddy mengaku datang sendirian ke kantor Kejati Jabar di Jalan Martadinata, Kota Bandung. Dia ingin berjumpa salah satu pejabat Kejati Jabar, namun karena hari libur sehingga orang yang dicarinya tidak berada di tempat.
Dia mengaku menumpahkan bensin di area dalam gedung. Setelah itu Deddy menyulut korek gas sehingga api berkobar menghanguskan sebagian bangunan. "Saya sendirian ke Kejati Jabar. Saya bawa bensin yang belinya di SPBU yang daerah Kiaracondong," ucap Deddy. (bbn/err)










































