"Peserta tidak boleh menggunakan arloji. Jadi arloji atau jam tangan serta handphone harus masuk tas. Nanti tas disimpan di depan ruangan," ucap Sekretaris Eksekutif 1 Panlok 34 Bandung SBMPTN 2016, Asep Gana Suganda, saat konferensi pers di Sekretariat Panlok Bandung SBMPTN 2016, kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganeca, Kota Bandung, Selasa (31/5/2016).
"Peserta ujian hanya boleh membawa alat tulis seperti pensil dan penghapus," kata Asep menambahkan.
Guna pelaksanaan Ujian SBMPTN 2016 di Kota Bandung berlangsung aman dan tertib, sambung Asep, panitia mengerahkan 4.308 orang pengawas. Para pengawas menyebar ke 218 lokasi atau 2.154 ruangan yang berada di Kota Bandung.
"Kalau ada peserta yang mencurigakan, ya panitia akan melakukan penggeledahan badan," ujar Asep.
Panitia juga memaksimalkan pengawasan terhadap aksi joki. Namun secara teknis Asep enggan membeberkannya.
Dia menegaskan jika terbukti terjadi praktik joki, tentu peserta ujian langsung dicoret. "Kami sanksi peserta dan jokinya," ucap Asep. (bbn/ern)











































