Pelaksanaan kegiatan SBMPTN 2016 berlangsung Rabu (31/5/2016). Kuota masuk lima PTN itu diperebutkan secara nasional melalui seleksi ujian tertulis atau kombinasi ujian tertulis dan ujian keterampilan.
Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengatakan pada 2016 ini ITB menerima mahasiswa baru dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. "ITB menerima 2.308 calon mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN dan mengalokasikan sekitar 1.500 kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN," kata Kadarsah saat konferensi pers di Sekretariat Panlok Bandung SBMPTN 2016, kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Selasa (31/5/2016).
Unpad pada 2016 menerima mahasiswa baru sebanyak 6.148. Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad mengatakan jumlah total daya tampung penerimaan mahasiswa baru itu terdiri 3.074 orang dari jalur SNMPTN dan 3.074 orang melalui jalur SBMPTN.
UIN SGD untuk 2016 ini menerima sebanyak 2.080 orang. Jumlah tersebut meliputi kuota sebanyak 832 orang melalui jalur SNMPTN, 624 orang dari jalur SBMPTN, dan 624 orang jalur Mandiri. "Memang kami paling kecil, tapi kami tetap kualitas menjadi prioritas," kata Rektor UIN SGD mahmud.
Untuk Siliwangi (Unsil) menampung 2.585 orang terdiri 1.034 dari jalur SNMPTN, 776 melalui jalur SBMPTN, dan 775 lewat jalur Mandiri.
UPI pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini menyiapkan total kuota 7.055 orang. Rektor UPI Furqon menjelaskan jumlah tersebut terdiri 2.828 orang dari jalur SNMPTN, 2.123 jalur SBMPTN, dan 2.264 melalui jalur Mandiri. "Untuk tahun ini UPI paling banyak menerima mahasiswa baru," ucap Furqon.
Sebanyak 46.056 peserta melaksanakan ujian SBMPTN 2016 di Panlok 34 Bandung dengan perincian 43.056 peserta di Sub-panlok Bandung dan 3.000 peserta di Sub-panlok Tasikmalaya. (bbn/ern)











































