detikNews
Rabu 11 Mei 2016, 12:33 WIB

Warga Ngamuk dan Rusak Mobil Pencuri Tiga Domba di Bandung Barat

Baban Gandapurnama - detikNews
Warga Ngamuk dan Rusak Mobil Pencuri Tiga Domba di Bandung Barat Foto: Dok Polres Cimahi
Bandung - Geram terhadap aksi pencurian tiga ekor domba di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, warga mengamuk dan merusak mobil pelaku. Namun para pelaku berhasil melarikan diri. Kini Polisi memburu empat orang pencuri hewan ternak tersebut.

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi menjelaskan kasus pencurian hewan ini terjadi di Kampung Pasar Senen, RT 1 RW 11, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/5/2016), sekitar pukul 04.00 WIB. "Pelaku mencuri tiga ekor domba milik Hasan," ucap Ade via telepon.

Kronologi kejadian, sambung Ade, bermula saat tetangga korban, Tata, mendengar kegaduhan di belakang rumahnya. Tata menyimak suara seperti ada orang membuka pintu kandang domba.

Lima menit kemudian, Tata kembali mendengar suara orang menutup pintu mobil. "Saksi (Tata) bergegas keluar rumahnya. Dia melihat mobil melaju cepat," kata Ade.

Mobil Toyota Avanza silver dikemudikan pelaku itu membawa tiga domba curian. Tata memanggil warga setempat untuk mengejar mobil tersebut.

"Setelah dilakukan pengejaran, tepatnya di daerah Kampung Salem, warga berhasil memberhentikan mobil Avanza pelaku. Mengetahui kondisi seperti itu, secara serentak empat pelaku langsung kabur," ujar Ade.

Warga mengecek isi mobil. Rupanya di dalam mobil ada tiga domba jantan milik Hasan. Kesal pelaku lolos, sejumlah warga melampiaskan amarah dengan cara merusak mobil pelaku.

"Saat polisi ke lokasi kejadian, mobil tersebut sudah dalam keadaan rusak parah. Untuk ke depannya, kami mengimbau warga agar tidak main hakim sendiri. Kami juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaannya dengan melakukan siskamling," ujar Ade.
 
Barang bukti satu unit mobil dan tiga ekor domba diamankan polisi. Hasil pemeriksaan sementara, menurut Ade, polisi menemukan dua pelat nopol kendaraan Avanza masing-masin D 1676 OX dan D 1512 DA yang ternyata palsu. "Kasus ini masih kami selidiki. Kami akan telusuri asal usul mobil tersebut. Selain itu, anggota terus mengumpulkan keterangan saksi serta petunjuk lainnya untuk mengungkap dan menangkap para pelaku," tutur Ade.
(bbn/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com