Menurut pembaca detikcom, Daeng Asri Rasma (35), yang berlibur ke Farm House Lembang dan Tangkuban Parahu, kepadatan kedua arah terjadi dari depan Farm House ke arah Lembang. "Kecepatan kendaraan paling 20 km per jam. Kalau dari Farm House ke Setiabudi atau sebaliknya kurang tahu, tadi kami ambil jalur Bukit Dago," ujarnya, Jumat (6/5/2016).
Kemudian kemacetan kembali terjadi di perempatan Pasar Lembang. Yang paling parah itu dari arah Subang, dari pantauanya, kemacetan mulai dari pertigaan Tangkuban Parahu hingga perempatan Pasar Lembang atau sekitar 3-4 kilometer. "Itu mobil benar-benar berhenti," katanya.
"Kalau saya tadi dari arah Bandung menuju Tangkuban Parahu hanya macet sekitar 300 meter lalu lancar. Dan tersendat lagi di Cikole hingga Tangkuban Parahu," jelasnya.
Sementara itu menurut Wakapolres Cimahi Kompol Catur Sungkowo, jumlah wisatawan yang membludak memang membuat arus lalu lintas dari arah Bandung dan Subang menjadi padat.
"Kami melakukan penarikan dari arah Lembang dan mengalihkan kendaraan arah Bandung ke Kolonel Masturi jika Bandung sudah sangat padat," katanya.
Ia mengimbau para pengendara agar antre dan tertib selama di perjalanan. "Cuaca saat ini sedang turun hujan, jadi berhati-hati jalanan licin. Waspadai juga pohon tumbang dan genangan air," sarannya. (ern/err)











































