Menpar Arief Yahya Ingin Lulusan Pariwisata Kantongi Gaji Rp 6 M Pertahun

Menpar Arief Yahya Ingin Lulusan Pariwisata Kantongi Gaji Rp 6 M Pertahun

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 21 Apr 2016 18:15 WIB
Menpar Arief Yahya Ingin Lulusan Pariwisata Kantongi Gaji Rp 6 M Pertahun
Foto: Munady
Bandung - Menteri Pariwisata Arief Yahya menginginkan lulusan institusi pendidikan pariwisata di Indonesia dapat berkiprah mumpuni dan sejahtera. Maka itu, Arief menyemangati agar para lulusan pariwisata berani menjadi usahawan.

"Saya ingin lulusan pariwisata ini gajinya Rp 6 miliar pertahun. Bagaimana caranya? Ya salah satunya kita dorong untuk menjadi enterpreneur," kata Arief usai mewisuda 674 wisudawan dan wisudawati Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung di kampus STP Bandung, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Jabar, Kamis (21/4/2016).

Kendati saat ini pendapatan menggiurkan bernominal tinggi masih berkutat pada industri telekomunikasi dan keuangan, Arief tidak rela industri pariwisata dipandang sebelah mata. Dia meminta lulusan pendidikan pariwisata mau berwirausaha meski berkategori pemula.

Guna mewujudkannya, sambung dia, perlu peran sekolah pariwisata menyiapkan strategi mencetak dan mengawal anak didik dan lulusan berjiwa kewirausahawan. "Anak-anak kita ini harus disiapkan dan diinkubasi. Ibaratnya telur, jika diinkubasi agar menetas, setelah menetas jangan dilepas. Tetap harus kita rawat dan lindungi. Jadi begitu lulus lalu menjadi entrepreneur, mereka sudah siap," tuturnya.

Kalau strategi inkubasi berhasil dijalankan sekolah pariwisata, Arief optimistis para lulusan pendidikan pariwisata berkarier sukses. Dia menargetkan lulusan di setiap perguruan tinggi pariwisata yang berada di bawah Kemenpar harus 10 persen diarahkan jadi usahawan.

"Pemilik kafe, homestay, resort bisa dari lulusan-lulusan pariwisata," ucap Arief.

Soal kendala usahawan lulusan pariwisata memperoleh dana kredit guna merintis usaha, Arief berjanji siap membantu. "Lulusan sekarang akan kita lindungi. Kemenpar nanti yang akan bilang ke pihak perbankan, OJK atau perusahaan terkait," kata Arief.

Kegiatan wisuda STP Bandung pada 2016 telah menetapkan lulusan terbaik kepada Fatricia Maulani (Program Studi Akomodasi dan Katering) yang meraih IPK 3,84 hasil yudisium dengan pujian.

"Kami senantiasa memberikan sumbangsih bagi kemajuan kepariwisataan nasional. Sudah banyak lulusan STP Bandung yang tersebar di berbagai negara serta pelosok nusantara. STP Bandung memiliki visi menjadi institusi pendidikan tinggi terkemuka di dunia yang tetap berkepribadian Indonesia. Serta menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten," ujar Ketua STP Bandung Anang Sutono. (bbn/err)




Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads