Taman Baksil dan Tegalega Bandung akan Dipermak Jadi Hebring

Taman Baksil dan Tegalega Bandung akan Dipermak Jadi Hebring

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 12 Apr 2016 19:07 WIB
Taman Baksil dan Tegalega Bandung akan Dipermak Jadi Hebring
Desain Taman Tegalega/Foto: Avitia Nurmatari
Bandung - Pemkot Bandung akan mempermak Taman Babakan Siliwangi dan Taman Bandung Lautan Api (BLA) atau Tegalega. Area publik tersebut akan 'berwajah' hebring alias keren.

Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung menyiapkan dana miliaran rupiah untuk merevitalisasi keberadaan dua taman tersebut. "Ada dua program unggulan pada tahun ini. Pertama, melakukan penataan atau konservasi Taman Tegalega. Kedua, pembangunan Taman hutan kota Baksil," ucap Kabid Pertamanan Diskamtam Kota Bandung Dadang Darmawan di Balkot Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (12/4/2016).

Dia menyebut, lahan Taman Tegalega yang hendak dipercantik itu memiliki luas 7,6 hektare. Sedangkan penataan wajah baru Taman Baksil berada di area seluas satu hektare.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Taman Tegalega pagu anggarannya Rp 19 miliar. Lalu Taman Baksil mencapai Rp15 miliar," kata Dadang.

Menurut Dadang, rencana pembenahan Taman Tegalega memasuki tahap penyelesaian Detail Engineering Desain (DED). Dia menyebut pengerjaan akan berlangsung selama lima atau enam bulan yang dijadwalkan mulai Mei 2016. "Target kami pada November tahun ini selesai," ujar Dadang.

Apa saja tampilan anyar di Taman Tegalega? "Lantai lapangan upacara yang saat ini masih paving block akan diganti menggunakan batu granit. Kami membuka pagar yang menghadap ke Jalan Peta, nantinya ada amphiteater," ucapnya.

Selain itu, sambung Dadang, konsep edukasi diterapkan di taman tersebut. "Kami bangun museum, lalu ada perpustakaan. Dalam area taman atau tepatnya dekat Tugu Bandung Lautan Api juga dibangun kolam-kolan kecil seperti di Taman Dewi Sartika. Kolam cetek itu untuk anak-anak bermain air. Karena di lokasi tiada ada aliran sungai, maka kami membuat kolam dengan sistem rotasi air menggunakan mesin pompa," tutur Dadang.

Lebih lanjut Dadan menerangkan, Taman Baksil bakal ditata menjadi nyaman. Skywalk sepanjang dua kilometer yang menyambung di sekeliling hutan kota tersebut akan dibangun.

"Seperti model skywalk. Jembatan itu strukturnya dari besi. Lantai jembatannya menggunakan kayu," katanya.

Lebar dan tinggi jembatan itu sekitar 2,6 meter. Dadang menyebut, jembatan itu menghubungkan dengan jembatan yang sudah ada saat ini lalu membentang ke arah Sungai Cikapundung di area Baksil.

"Jadi nanti masyarakat bisa jalan-jalan di jembatan sambil melihat keindahan hutan Baksil," ujar Dadang.

Selain itu, sambung Dadang, Taman Baksil dilengkapi amphiteater untuk pertunjukan. Delapan bangunan rumah yang selama ini dijadikan galeri seni juga akan direnovasi. Distamkam Kota Bandung menjamin tidak mengubah arsitektur awal bangunan tersebut yang bergaya rumah adat suku Baduy.

Dia mengungkapkan, sebuah bangunan mirip candi berukuran sekitar 30 meter persegi bakal berdiri di lokasi tersebut. "Bangunan itu fungsinya untuk melindungi mata air yang ada di hutan Baksil," kata Dadang sambil menambahkan penataan Taman Baksil ditargetkan rampung sebelum akhir 2016. (bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads