Pantauan detikcom, Rabu (30/3/2016), sekitar pukul 12.00 WIB, genangan air di Jalan Anggadiredja belum surut. Banjir menyergap jalan utama tersebut sejak Selasa (29/3) kemarin seiring hujan deras pada Senin (28/3) yang membuat Sungai Citarum meluap.
Pengendara roda dua dan empat tidak bisa melintas Jalan Anggadiredja menuju Baleendah dari arah Dayeuhkolot setelah jembatan Citarum. Titik awal genangan di jalan tersebut terjadi di depan Pos Polisi Andir atau setelah turunan jembatan. "Jalan tertutup banjir ini panjangnya sekitar limapuluh meter. Ketinggian genangan mencapai sekitar satu meter. Enggak bisa masuk, terputus bagi kendaraan," ucap Rahmat (28), warga yang membantu mengatur arus lalu lintas di kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau ke Baleendah, lewat jalan ini (Jalan Raya Banjaran) lalu memutar ke daerah Mulyasari. Air menutup Jalan Raya Banjaran masih bisa dilewati kendaraan. Genangannya enggak separah Jalan Anggadiredja," tutur Rahmat.
Adanya genangan air di lokasi tersebut membuat arus lalu lintas kendaraan tersendat lantaran pengendara melambatkan lajunya. Sejumlah warga turut memberi petunjuk agar kendaraan menuju Baleendah mengambil jalur kanan melintasi Jalan Raya Banjaran. (bbn/err)











































