Menurutnya, tanpa kedisiplinan bangsa ini akan sulit maju. "Kebijakan publik dibuat untuk mendisiplinkan. Kalau tidak disiplin kita ini bisa ngawur, tidak akan sukses," ujar Luhut dalam kuliah umum dengan tema Perencanaan Pembangunan dan Politik Nasional di Era Nawacita di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Jumat (18/3/2016).
Luhut menjadikan dirinya sebagai contoh bagaimana kedisiplinan bisa membawa kebaikan dan kesuksesan.
"Kalian mahasiswa ini yang nanti akan maju. Saya ingat bagaimana saya belajar dari orang tua saya. Ayah saya sopir bus dan ibu saya pendidikannya SD. Lima anak semua bisa dapat pendidikan yang bagus, itu karena kami diajarkan untuk belajar dan disiplin," tuturnya.
Dalam kesempatan itu Luhut juga sempat berpesan pada mahasiswa supaya disiplin melakukan check, re-check dan checking dalam melakukan sesuatu. Apalagi jika suatu saat mereka jadi pemimpin.
"Saya merasakan betul, check-recheck-checking ini sangat membantu dan menyelamatkan saya," kata Luhut.
Metode melakukan pemeriksaan ini juga menurutnya diterapkan oleh Presiden Jokowi yang kerap memeriksa program langsung ke bawah.
"Kalau kasih perintah itu jangan langsung percaya saja. Langsung turun periksa. Seperti Pak Jokowi yang lihat langsung untuk periksa programnya, jalan atau tidak," jelasnya.
Pada kuliah umum ini Luhut juga menyampaikan soal stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi. Hadir dalam kuliah umum ini Gubernur Jabar Ahmad Heryawan serta para pejabat dan dosen ITB. (tya/ern)











































