Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan belum lama ini Pemprov Jabar dan pemerintah pusat menggelar rapat berkaitan permasalahan tersebut. "Rancaekek ini untuk Sungai Cikijing yang depan Kahatex, urusan Kementerian PUPR," kata Deddy di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (17/3/2016).
Menurut Deddy Kementerian PUPR sudah menugaskan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk menuntaskan persoalan banjir di Rancaekek dengan melakukan rehabilitasi di sekitaran aliran Sungai Cikijing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Deddy, selama ini cara mengatasi banjir di Rancaekek menggunakan mesin atau pompa sedot air. Ke depan, kata dia, perlu ada pembenahan maksimal sehingga genangan air tak memutus akses lalu lintas kendaraan dari Bandung ke Garut dan arah sebaliknya.
Nantinya, Deddy menambahkan, Sungai Cikijing diperlebar dan drainase di jalan tersebut diperbaiki untuk melancarkan arus air. "Tanggul Cikijing nanti diperluas dan menjadi tinggi, sehingga tidak masuk lagi limbah-limbah dan banjir tidak ke sawah-sawah di Rancaekek. Saluran got di bawah jalan itu akan dibenahi BBWS," tutur Deddy.
"Tapi untuk secara teknisnya bagaimana, bisa tanya BBWS," ucap Deddy menambahkan. (bbn/ern)











































