Ingin Kemenangan di Jabar Hattrick, PKS Lirik Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar

Pilgub Jabar 2018

Ingin Kemenangan di Jabar Hattrick, PKS Lirik Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar

Tya Eka Yulianti - detikNews
Rabu, 02 Mar 2016 18:56 WIB
Ingin Kemenangan di Jabar Hattrick, PKS Lirik Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar
Foto: Tya Eka Yulianti
Bandung - Suhu politik di Jawa Barat mulai memanas jelang Pilgub Jabar 2018 mendatang. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan keinginannya untuk memetik kemenangan tiga kali berturut-turut (hattrick) di Jawa Barat. Sejumlah nama mulai dilirik.

Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Tate Qomarudin dan Netty Prasetyani masuk dalam bursa nama calon yang akan diusung PKS pada Pilgub Jabar mendatang.

Seperti diketahui, pada dua Pilgub sebelumnya PKS menang dengan mengusung Ahmadn Heryawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman dalam acara Simposium Kepala Daerah yang digelar DPP PKS di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatera, Rabu (2/3/2016).

"Jabar ada perlakukan khusus karena saat ini Kang Aher sudah dua periode, tentu kami ingin di Pilgub 2018 bisa hattrick. Kalau kami di Depok bisa hattrick, kami juga ingin bisa hattrick di Jabar," ujar Sohibul.

Ia mengatakan partainya saat ini telah mulai memunculkan beberapa nama untuk Pilgub Jabar 2018. Mereka di antaranya berasal dari kader internal dan juga non kader atau eksternal.Β  "Di internal kita ada Kang Tate Qomarudin, kemudian ada Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Haris Yuliana," katanya.
Β 
Selain itu ada sejumlah nama yang masuk jangkauan 'radar' PKS seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dan istri Gubernur Jabar Netty Prasetyani.

Namun karena Pilgub masih lama, PKS tidak mau terburu-buru mengerucutkan siapa yang akan mereka usung nanti.

"Emil, Deddy Mizwar, Netty saya kira masih dalam radar kami. Semakin dekat akan semakin muncul. Jangan gurung gusuh (terburu-buru)," tuturnya.

Terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di 110 daerah, PKS saat ini sedang menyusun langkah-langkah pemenangan untuk pilkada serentak tahun depan, seperti melakukan penjaring di internal PKS melalui pemilu internal.

"Kami juga melakukan invetarisasi terhadap calon-calon non kader, proses ini sedang berjalan nanti dari situ kita akan punya hitung-hitungan berapa yang akan kami ikuti," jelas Sohibul. (tya/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads