"Selama ini ada personal masuk ke PB PON organik dari BPKP. Tentu dia punya tugas pengawasan. Tapi saya ingin ada pengawasan di luar PB PON. Makanya kita Pemprov akan bentuk tim Pengawas yang berasal dari BPKP dan Inspektorat untuk mengawasi satu persatu," ujar Aher saat ditemui usai menghadiri Konsolidasi teknis Industri besar sinergi PON XIX tahun 2016 di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Jumat (26/2/2016).
Menurutnya hal itu dilakukan untuk menjaga supaya pelaksanaan PON di Jabar bebas dari penyalahgunaan atau penyelewengan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengawasan Satgas mencakup penggunaan anggaran. "Yang sensitif itu kan masalah uang. Seperti belanja barang dan lainnya," sebut Aher. (tya/ern)











































